SlideShow

0

katanya sih Shinri Tesuto,,,,:p

Gak tau ini bisa dibilang shinri tesuto apa gak, yang penting bisa bikin senyum aja :).

Test ini gw dan anak-anak kelas gw dapet dari Ishida sensei, pas jam terakhirnya dia di kelas gw, hari jumat minggu kemarin. Mari kita mulai,,,,,,,,

Jadi, ceritanya ada sepasang kekasih, (sebut saja si lelaki sebagai H, dan si perempuan sebagai L) yang sudah bosan dengan kehidupan di kota dan mereka pun pergi dengan perahu ke pulau yang tidak berpenghuni. Mereka hanya membawa makanan secukupnya dan tidak membawa uang sepeser pun. Mereka pun mulai menjalani kehidupannya di pulau kosong tersebut. Sampai pada suatu ketika, stock makanan mereka habis. Si H pun mengambil keputusan untuk pergi meninggalkan L kembali ke kota untuk mengambil uang dan membawa stock makanan kembali ke pulau tersebut. Si L pun bersedia menunggu si H pergi ke kota dan menunggu kedatangannya kembali di pulau tersebut.

Tetapi sesampainya di kota, si H tersadar bahwa ternyata kehidupan di kota memang jauh lebih mudah dan praktis dibanding kehidupan di pulau kosong tersebut. Lalu si H pun menghubungi si L dan menyuruh si L untuk menyusul dirinya saja ke kota. Si L pun kebingungan, karena dia hanya sendirian di pulau tersebut dan tidak memiliki apa-apa. Sampai suatu ketika datanglah 2 orang pelaut ke pulau tersebut. Si M dan si S.

Si L pun mencoba meminjam perahunya si M untuk pergi ke kota menyusul si H. Si M mau meminjamkan perahunya tapi dengan syarat si L harus memberinya sejumlah uang sebagai timbal baliknya. L pun kebingungan, karena jangankan uang, dia sudah tidak punya apa-apa lagi di pulau itu. Lalu si L meninggalkan si M dan mencoba meminjam perahu kepada si S. S bersedia meminjamkan perahunya dengan syarat si L harus bersedia untuk "tidur" bersamanya. Karena si L sudah putus asa, akhirnya si L pun menyanggupi syarat tersebut demi menyusul sang kekasih, H di kota.

Akhirnya si L pun berhasil sampai ke kota dan menemui si H. Tapi masalahnya kali ini, ada seorang teman si H yang mengetahui apa yang dialami oleh si L selama di pulau dan menceritakan nya kepada si H. Sebut saja temannya si H tersebut dengan F. Hal ini membuat H terkejut dan tidak mau berhubungan lagi dengan si L. Si L pun merasa sangat kesal dan merasa apa yang dilakukannya demi H tersebut sia-sia.

Nah, sekarang, dari kelima tokoh yang muncul di cerita tersebut, menurut kalian siapa yang paling buruk dan siapa yang paling baik??
Diurutkan yaaa,,dari yang menurut kalian paling baik sampai yang paling buruk. Lalu isi di bagian komen :).
*misalnya : M, L, H, F, dan S (M yang paling baik, kemudian L, H, F dan S yang paling buruk)

Nanti kita samain jawabannya.
Boleh setuju atau nggak, yang penting jangan dibawa serius, nanti cepet tua :p.
1

Gakkou no Seikatsu : 茶道体験 (Tea Ceremony)

Jumat, 17 Februari 2012,,,,

Terbangun dari tidur jam 7 pagi, karena gak sabar mau liat hasil pertandingan tim favorit gw, Manchester United yang bertandang ke kandang Ajax Amsterdam. Alhamdulillah, pagi-pagi udah ada berita yang bisa bikin gw senyum,,,,:). Setelah liat cuplikan gol-gol nya, lanjut sarapan pake mie rebus. Abis sarapan coba rebahan lagi sebentar, karena waktu yang masih menunjukkan jam 8 pagi, jadi masih ada waktu buat santai sebentar. Jam 8:20 gw bangun buat mandi pagi. Seperti biasa, gw selalu menyetel musik dari handphone gw untuk menemani gw mandi. Lagu-lagunya The S.I.G.I.T kali ini jadi pilihan gw buat jadi soundtrack di kamar mandi :p.

Selesai mandi, gw denger handphone gw berdering, tadinya gw pikir alarm, eh ternyata 3 missed call dari si Jo. Gw emang udah janjian ama si Jo buat berangkat bareng ke Nishi Kasai, tempat berkumpul sebelum ke tempat pelaksanaan Chadou Taiken hari ini. Akhirnya gw coba telepon balik doi,,,,,,,

Gw   : moshi moshi, ima doko ni iru no??
Jo     : okita no?
Gw   : gomen, ima shawa- owatta tokoro desu,,,ima doko ni iru no?
Jo     : ma,,,,e,,,,,,
ting nong,,,*suara bel terdengar,,,,,
Gw   : a', douzo,,,,,,

Doi pun masuk dengan tentengan di tangannya. 2 set Burger & cola. "Rejeki lagi nih pagi" pikir gw. Beruntung banget dah emang punya temen deket macem si Jo ini. Baek dan loyal banget. Walaupun kita berdua berasal dari negara dan kebudayaan yang berbeda, berkomunikasi dengan bahasa yang bukan bahasa negara asal kita, dan dengan kemampuan berbahasa yang seadanya, kita cukup nyambung dalam bercanda, sharing pelajaran dan hal lainnya.

Akhirnya setelah kita habiskan burger dan cola kita masing-masing, kita pun berangkat jam 8:45 menuju tempat berkumpul yang sudah ditentukan. 出発。。。!!

Dengan mengendarai sepeda masing-masing (*gw minjem sepeda temen :p), kurang dari 15 menit kita sudah tiba di depan stasiun Nishi Kasai. Disana sudah berkumpul Matsumoto sensei, Kameda sensei dan siswa-siswa lainnya. Jarum jam sudah menunjuk angka 9. Tapi karena masih ada beberapa orang lagi yang belum dateng, jadi kita harus menunggu beberapa saat lagi. Gw pikir di Jepang gak kenal yang namanya telat, ternyata sama aja, apa mungkin karena pelakunya gaikokujin?? -_-'.

Beberapa menit kemudian, akhirnya sensei memutuskan untuk berangkat menuju tempat tujuan, meninggalkan beberapa siswa yang belum juga datang saat itu. Gw dan beberapa siswa lain yang membawa sepeda ikut berjalan menuntun sepeda bersama dengan rombongan. Setelah berjalan beberapa menit, akhirnya sampai di tempat tujuan. Sialnya, gw lupa nama tempatnya itu apa -_-'.

Sebelum pertunjukan upacara minum teh,,,acara pertama yaitu penampilan dari sekelompok kakek-kakek dan nenek-nenek. Mereka memainkan seperangkat mainan yang namanya,,,,,,,,Nankin Tamasu Dare (akhirnya inget juga :p).






Setelah mereka selesai melakukan pertunjukkan yang sebenernya membosankan, mereka mempersilahkan para siswa untuk mencoba permainan tersebut. "Hahahahaha, omoshiroi ne,,," ucap gw ketika diajarkan dan mencoba langsung permainan tersebut. Gak ada salahnya kan menghibur orang yang lebih tua, walaupun sebenernya permainan tersebut membuat gw kayak anak kecil -_-'.

Setelah itu barulah acara utama, Upacara Minum Teh. Yang belum tau pasti pada nanya, apa sih Upacara Minum Teh itu?? Mau minum teh aja pake upacara dulu,,,,:p. Sebenernya Upacara Minum Teh itu,,,,,,gw juga gak tau, hehehehe. Cek langsung aja di link berikut :

http://id.wikipedia.org/wiki/Upacara_minum_teh_(Jepang)

Ini salah satu video yang gw ambil dari YouTube.


Pokoknya ribet deh, sebelum minum teh itu ada langkah-langkahnya. Bahkan dari buat nya juga udah banyak hal-hal yang harus diperhatikan. Katanya sih, dahulu kala ini menggambarkan bagaimana manner, dan tingkat pendidikan dari seseorang. Kalo gw sih udah gak sabaran, keburu seret duluan nih tenggorokan -_-'.

Habis itu, sekarang giliran pertunjukan dari WonderGirls (waktu mudanya, sekarang pantesnya disebut apa ya?? :p). Yap, lagi-lagi pertunjukan dari sekelompok お祖母さん. Mereka memainkan alat musik KOTO, kalo gak salah namanya.


Babeh ama Jo lagi diajarin

Setelah semua kebagian kesempatan maenin tuh alat musik, akhirnya kunjungan kita kali ini selesai. Sebelum pamitan pulang, sempet beberapa kali foto di kolam ikan yag ada di luar ruangan tersebut.


Setelah pamitan, gw dan yang lainnya coba masuk ke Doubutsuen (kebun binatang) yang ada gak jauh dari situ. Mumpung gratis gak ada salahnya masuk liat-liat :p. Ada penguin (ini baru pertama kali gw liat secara langsung nih binatang), beberapa jenis monyet, burung, anjing laut dan binatang lainnya. Gak selengkap seperti di Ragunan atau Taman Safari sih, tapi ya lumayanlah untuk kebun binatang gratisan.

Yang lucu pas gw ngeliat ke kandang monyet jenis apa gitu,,ada 2 ekor monyet yang lagi ラブラブする、、、hahaha, anak-anak pun pada ketawa ngakak. Dasar binatang, gak punya malu :p.



Puas ngeliat-liat binatang yang disitu, gw dan yang lain pun berjalan kembali menuju rumah masing-masing. Karena udah saatnya jam makan siang, gw sama halim, babeh, jo dan kim, mampir di matsuya buat makan siang. Lumayan dengan 280円 udah dapet seporsi Gyudon sama Miso Siru nya. Kelar makan baru deh pulang ke rumah masing-masing.

Dan gw harus istirahat karena di sore harinya harus baito lagi,,-_-'.

sekian laporan Kengaku kali ini, minggu depan hari kamis ada jadwal berkunjung ke kediamannya Tennou, kaisar Jepang.

see you,,,,,,
1

End of January,,,


31 Januari 2012,,,

Cuaca yang dingin masih menyelimuti Kasai dari hari ke hari. Menemani gw menjalani kehidupan di musim dingin kali ini, hingga sampai malam ini, malam penghujung di bulan januari. ”Hmmmh, syukurlah, tinggal bulan februari nih.......“ ucap gw dalam hati, yang berartimusim dingin akan segera pergi berganti ke musim semi. Jujur, entah karena gw yang berasal dari negara yang tidak pernah mengalami musim dingin setiap tahunnya, entah karena gw yang gak suka memakai pakaian berlapis-lapis yang membatasi gerak, atau entah karena alasan yang lainnya,,,,,,intinya, gw gak suka yang namanya musim dingin !! bahkan, I HATE IT!!. -_-‘.

Keseharian gw sendiri pun belum kunjung membaik. Sejak menjejakkan kaki di negeri sakura ini untuk yang kedua kalinya, 4 Oktober 2011 lalu, kehidupan yang harus dijalani disini ternyata lebih berat dari yang diperkirakan sewaktu masih berada di tanah air. Banyak hal yang memaksa gw untuk struggling sekuat tenaga gw untuk dapat menjalani keseharian di negerimatahari terbit ini. Mulai dari menghadapi cuaca dingin yang berkelanjutan, biaya kehidupan yang ternyata lebih mahal dari yang sudah gw perkirakan, metode pengajaran di sekolah yang kadang membosankan hingga sulitnya mendapatkan kerja parttime di kota kecil yang bernama Kasai ini.

Hal pertama yang menjadi musuh gw dalam rentan waktu november-maret di negara ini adalah suhu dingin. Ya, dalam rentan waktu itulah terjadi musim dingin di negara ini. Walaupun sebelumnya gw juga pernah tinggal selama 3 tahun, dan melewati 3 kali musim dingin di negeri ini, tetep aja gw gak tahan menghadapi dinginnya cuaca di musim ini. Memang sempat ada beberapahal yang membuat gw percaya diri dalam menghadapi musim dingin kali ini sebelumnya. Yang pertama, gw udah pernah 3 kali melewati musim dingin di negara ini, jadi gw pikir gw akan terbiasa dengan cuaca dingin kali ini. Tapi ternyata gw salah. Gw salah karena tidak memikirkan letak geografis dari tempat dimanagw tinggal dahulu dan sekarang. Dahulu, di sebuah daerah bernama Gifu, daerah ini terletak di antara pegunungan, dan angin yang berhembus pun tidak terlalu leluasa membawa serta suhu udara yang dingin. Sekarang, gw tinggal disebelah timur Tokyo,  berbatasan dengan prefektur Chiba, tepat nya di Kasai


Kota yang letaknya bersebelahan dengan laut bikin angin disini leluasa berhembus kencangdan sueeerrr, kalau angin berhembus itu dingin bangeeett -_-‘. Dan parahnya,karena kesalahan perhitungan gw di tanah air, menyebabkan gw bawa baju musimdingin seadanya. Alhasil, jaket yang berfungsi dengan baik dapat memberikan kehangatan di badan gw cuma satu aja. Jaket-jaket yang lainnya?? Harus di dobel dengan sweater atau kaos tangan panjang lainnya berlapis-lapis baru bisa berfungsi dengan baik. 

Hal kedua yang cukup menjadi masalah adalah biaya hidup disini yang mahal. Memang sebelumnya gw udah pernah denger kalau Tokyo merupakan salah satu kota dengan biaya hidup termahal di dunia. Tapi, ternyata lebih mahal dari yang gw bayangkan sebelumnya. Terutama untuk yang namanya biaya tempat tinggal dan tetek bengek lainnya, seperti biaya listrik, air dan gas. Kalau di total pengeluaran gw dalam sebulan nya bisa mencapai 45.000 – 50.000 Yen.Kalau di rupiahkan berapa tuh?? Itung aja sendiri,,,:p. Belum lagi biaya abodemen handphone, biaya makan sehari-hari, dan masih ada biaya-biayalainnya,,,,,,,-_-.

Hal yang ketiga tentang pelajaran di sekolah (kayak bener aja gw ngomongin pelajaran :p). Mungkin karena gw juga pernah ngalamin menjadi pengajar sewaktu di indonesia, dan sudah pernah diajarin juga tentang tips ntrik mengajar agar suasana kelas tidak membosankan, gw merasa kalau ada beberapa mata kuliah yang gw jalani agak membosankan. Entah itu memang karena faktor mata kuliahnya, faktor pengajarnya, atau memang faktor gw yang ngantuk  karena tidur terlalu larut pada malam sebelumnya?? *ehh :p. Tapi yang jelas,menurut gw faktor yang terakhir pun sebenarnya bisa tidak berpengaruh jika saja suasana kelas menyenangkan, pengajar dan siswa ber interaksi dengan baik yangakhirnya berdampak baik pada jalannya proses belajar mengajar. 

Hal yang keempat yang cukup membuat gw kesulitan menghadapi kehidupan di sini adalah sulitnya mendapatkan pekerjaan parttime kalau tidakada link a.k.a usaha sendiri. Mungkin karena faktor letak dari kota Kasai ini sendiri yang memang terletak di pinggiran kota Tokyo, tidak seperti Shibuya,Shinjuku, atau Harajuku yang memang merupakan pusat keramaian dan terletak ditengah kota Tokyo. Yang berdampak pada sedikitnya lapangan pekerjaan parttime di Kasai ini. Gw udah beberapa kali mencoba menghubungi via telepon tempat-tempat yang sedang membutuhkan parttime’r, tapi sekian kali juga gw menerima penolakan. Macem-macem alasan penolakan yang pernah gw terima, yang intinya di kota kecil seperti Kasai ini sulit untuk orang asing/pelajar asing mendapatkan kerja parttime. Tapi bukan berarti tidak bisa ya, buktinya ada kok beberapa teman gw disini yang berhasil mendapatkan kerja parttime dengan usahanya sendiri tanpa bantuan atau dikenalkan oleh sekolah. Dan hal itulah yang membuat gw tetep semangat, yakin suatu saat gw pasti bisa mendapatkan pekerjaan parttime disini dengan usaha gw sendiri (walaupun saat ini masih penolakan terus yang gw terima :p). 

At the end, biar bagaimanapun keras nya hidup di negeri matahari terbit ini, gw tetep harus semangat dan gw tidak boleh menyerah demi masa depan yang lebih baik.
1

Libur telah tiba,,,,,,

Hari ini, senin 19 Desember 2011,,,siang yang mendung ditambah cuaca yang dingin semakin mendukung untuk  tidur lagi. Sialnya, salah satu kebiasaan gw yang kurang mendukung masih belum hilang, yaitu "bangun lebih awal di hari libur" -_-'. Padahal semalem gw sama Ijul,Silva dan Alan habis begadang sampe jam setengah 7 pagi, tapi udah kebangun lagi jam setengah 12 siang waktu Jepang bagian Kasai. Dan kalian tau apa yang membuat gw terbangung berulang2 kali?? panggilan toilet yang gak bisa gw tolak. Entah gw yang aneh apa semua orang merasakan hal yang sama, cuaca yang dingin membuat gw dengan rajinnya bolak-balik ke toilet -_-'. 

Memang hari ini udah masuk hari ke-5 libur sekolah, yang udah mulai meliburkan murid-murid nya dari tanggal 15 Desember, kamis, minggu kemarin. Tapi yang baru bener2 berasa liburannya ya hari ini, karena kamis kemarin pagi2 gw udah harus kenshu di tempat parttime gw yang baru, sementara jumat-minggu gw harus parttime di Waseda. Jadi ya, baru bisa bener2 santai ya hari ini. Sampai belum tau mau kemana dan rencana ngapain hari ini.


Pengennya sih take a walk kemana gitu, tapi berhubung bulan ini gw cm dapet gaji dari parttime gw sebanyak 4 hari kerja di bulan kemarin (November), atau lebih tepatnya cuma 28 jam, jadi ya harus bisa menahan keinginan ini untuk berkeliling sekitar di sekitaran Tokyo. "Sabar, sabar,," ucap gw dalam hati. Lagipula cuaca hari ini yang memang kurang bersahabat juga, dan kurang mendukung buat berkeliling di sekitaran tempat tinggal. Suhu yang rendah sepertinya terus berlanjut sampai hari ini sejak Sabtu kemarin. Malah akan menurun lagi pada Kamis - Jumat minggu ini. Haduuuuh, ampuuuun dah. Gw benci Fuyu (Winter). Mungkin memang udah bawaan gw yang berasa nyaman (*ga nyaman-nyaman juga sih -_-') sama 2 musim yang dimiliki Indonesia, jadi agak sulit juga dalam menerima kedatangan musim yang gak pernah gw rasain di negara gw. Pakai baju sampai 4 lapis, celana 2 lapis, kupluk, kadang harus pake syal atau bahkan sarung tangan. Ini yang membuat gw ngerasa gak nyaman dengan Winter. 



Soalnya gw itu kan termasuk orang yang simpel dan aktif bergerak, jadi agak ribet kalo harus berpakaian segala macem gitu. Serasa terbatasi ruang gerak tubuh gw. Tapi ya mau diapakan lagi, jalani sajalah, toh nanti juga musim ini akan berganti dengan musim yang lebih indah dan bersahabat, Haru (Spring) ^-^. Yaaa, walaupun itu masih 2-3 bulanan lagi -_-'. Sekali lagi, sabaaaaar.






Cukup berat memang untuk orang Asia Tenggara, yang notabene nya beriklim tropis untuk bisa beradaptasi dengan musim yang ada di negeri sakura ini, apalagi pas Winter nya. Tapi, apa sih yang bisa menghalangi seseorang kalau keinginan dan tekad sudah itu sudah bulat?? seberat apapun halangan dan rintangan nya, insya Allah, nothing is impossible in this world :). Dan mudah2an itu juga yang menjadi lecutan untuk gw, yang bisa dibilang sedang berusaha untuk mencapai keinginan dan mimpi2 gw disini. Untuk merubah diri gw menjadi lebih baik, untuk membuat keluarga gw menjalani hidup yang lebih baik lagi, sampai ke mimpi terbesar gw, menjadikan Indonesia negara yang lebih baik untuk ditinggali oleh anak2 gw nanti :). Terlalu besar memang mimpi itu buat seorang pemuda seperti gw,terlalu sulit untuk dicapai, tapi gw akan lebih ngerasa gak berguna kalau gw gak berusaha. 

Jadi buat temen2 gw yang sedang menuntut ilmu disini juga dan buat gw khususnya, tetap semangat. Indonesia menanti gerakan dan perubahan dari para pemuda nya. Dan buat yang ada di tanah air pun jangan berhenti untuk melakukan sesuatu buat bangsa Indonesia, agar semua nyawa pahlawan yang berjuang untuk kemerdekaan Indonesia pun gak terbuang sia-sia. Itu semua demi masa depan kita, anak cucu kita, dan demi bangsa INDONESIA. MERDEKA !!! 


2

Menyambangi sang dewi (Mt Rinjani 3726 Mdpl) part 2

Sekitar jam 23.55 tim bangun dan mulai persiapan summit malam ini. awalnya satrio setel alarm jam 23.30, tapi suaranya agak kecil dan gak kedengeran. Sementara om jimmy setel alarm jam 23.00 tapi waktu dihandphone nya masih pake Waktu Indonesia Barat,,,:hammer. Karena gak mau telat,akhirnya kita buru-buru masak mie dan menyeduh sereal untuk mengisi perut dan menjaga stamina biar gak ngedrop dalam perjalanan menuju puncak.


5 September,,,,
Jam 01.00 kita mulai summit attack. Gak lupa berdoa sebelumberangkat, biar semua selamat, sampai di puncak dan gak ada yang ketiduran dijalanan menuju puncak,,*hmmmhh siapa ya??? :p. perjalanan menuju puncak disambut oleh berbagai jenis trek, mulai dari landai berdebu, pasir,kerikil-kerikil kecil dan lainnya.

start summit attack !!

Di perjalanan menuju puncak, formasi sempat beberapa kali berubah. Dari yang awalnya gw depan, jadi paling belakang, jimmy depan,,gantian satrio belakang, pokoknya yang mau istirahat silahkan istirahat dan yang masih kuat silahkan nge"gas" terus sekuatnya :p. sampe akhirnya gw yang sambil mendengarkan playlist yang gw susun untuk nemenin summit kali ini perlahan-lahan meninggalkan reza, afri, jimmy dan lalu satrio berada sendirian di depan. Pancaran senter / headlamp pun semakin sedikit yang terlihat di depan gw. Selangkah demi selangkah gw angkat kaki ini mendekati puncak, tapi apa yang terjadi, satu langkah naik membuahkan setengah langkah turun, bahkan tak jarang menghasilkan satu langkah turun pula -_-'. Ini membuat gw merasa gw gak maju-maju dan stuck di tempat yang sama. Sambil mengingat almarhumah ibunda tercinta, dosa-dosa yang udah gw perbuat di dunia, ditambah iringan musik dari maher zein membuat diri ini semakin sadar bahwa diri ini bukanlah siapa-siapa. Tak terasa air mata pun menetes membayangkan itu semua,mengingat diri ini yang belum bisa membuat almarhumah ibu tersenyum bahagia. Itu yang membuat diri ini gak mau menyerah sampai disini. Gw masih harus tetap lanjutkan perjalanan ini, perjuangan ini dan hidup gw ini.

Jam 04.49 akhirnya dengan perjuangan keras dan semangat yang menggebu, gw sampai juga di puncak rinjani 3726 mdpl. Gw orang yang kedua tiba di puncak itu, dari sekian banyak pendaki-pendaki lain. Betapa senangnya hati gw, air mata pun tak tertahankan untuk terjatuh, sujud syukur pun gw lakukan, seakan gak percaya tapi ini memang nyata, akhirnya mimpi gw yang terus gw pelihara sejak lama pun menjadi kenyataan. I’M HERE !! on the top of Mt Rinjani, Alhamdulillah. Gak lama kemudian satrio, lalu reza, afri dan terakhir om jimmy pun tiba di puncak jam 05.47. sambil menunggu sang mentari menyapa pagi ini, kita pun gak lupa mengabadikan momen-momen bahagia tersebut. Tapi, keadaan di puncak kurang begitu tenang, karena banyaknya pendaki yang sampai dipuncak pagi itu, sehingga membuat kita dan pendaki lain pun harus bergantian dan kadang berbagi tempat untuk mendokumentasikan saat-saat itu.


@ summit

tim BPC Jabodetabek





Setelah puas di berfoto-foto dengan sang dewi dan matahari pun sudah cukup tinggi, kita pun satu persatu mulai meninggalkan puncak sang dewi. Jam 07.00 gw dan jimmy orang terakhir dari tim yang meninggalkan puncak untuk kembali ke tenda. Satrio dan reza yang pertama sampai tenda, lalu gw dan kemudian afri dan jimmy. Setelah beristirahat sebentar, kita langsung masak,makan dan packing-packing untuk menuju ke segara anak.

Jam 10.00 setelah rapih semua, kita pun meninggalkan plawangan sembalun menuju segara anak. Dengan trek yang cukup terjal dan kemudian disambung dengan trek melipir bukit cukup menghabiskan stamina kita. Rencana awal untuk tidak ngecamp di segara anak dan gas terus sampai senaru pun terpaksa diubah.

Jam 14.30 gw yang pertama sampai di segara anak, sambil nungguin yang lain tiba gw pun mengeluarkan alat masak untuk masak air dan nyeduh cereal. Gak lama kemudian satrio, reza, jimmy dan afri pun sampai. Langsung cari lapak buat gelar tenda. Nemu lapak pertama tapi langsung dilarang pas mau gelar tenda, katanya buat panitia penmas (f*ck !! lw pikir ini gunung lw apa?? Ngelarang-larang orang seenaknya…jujur gw sempet kesel disini. Ini yang buat gw gak suka sama yang namanya PenMas !!) okelah, kita ngalah. Satrio dan afri pun mencari alternatif tempat lain. Akirnya mereka pun kembali dengan tangan kosong, yang artinya “udah dapet lapak, dan tenda sudah digelar”. Kita pun segera menuju ke lokasi tenda. Karena kondisi masing-masing sudah “habis”,kita pun terpaksa ngecamp satu malam lagi di segara anak. Setelah gelar matras,gw dan satrio ngambil air ke sumber air dan berendam air panas di mata air kalak. Plooong banget rasanya nih badan. Setelah capek berjalan dan memanggul beban akhirnya bisa mandi sekaligus berendam di air panas.

air panas

Setelah selesai kita pun kembali ke tenda. Masalah sekarang adalah “kita udah gak punya beras,karena di plawangan sembalun tadi udah kita hibahkan ke tetangga sebelah tenda” :hammer. Akhirnya satrio dan afri pun mengeluarkan jurusnya. Satu persatu tenda didatangi dengan niat mau menukar bahan logistik yang kami punya dengan beras. Alhamdulillah, akhirnya satrio dan afri kembali dengan wajah berseri, dengan seplastik beras di tangan mereka.

Gak pake lama, chef satrio pun mulai melakukan aksinya, didampingi oleh afri dan jimmy saat itu. “Akhirnya, bisa makan nasi juga kita” ucap gw. Kelar makan gak ada aktivitas berat lainnya. Reza yang tadinya mau nyuci nesting,,,gak jadi :hammer. semua pun langsung mengistirahatkan badan nya biar besok ketika trekking sudah dalam kondisi fit kembali.

6 September ,,,,,,,
Jam 05.50 bangun pagi, liat-liat sekeliling tenda terus foto-foto dengan background segara anak dan gunung baru jarinya.




Sementara jimmy dan afri ngambil air dan berendem di air panas, gw ama satrio yang masak kali ini. nasi goreng tempe orek + kornet jadi menu sarapan kita pagi ini. setelah selesai makan, giliran reza yang harus nyuci perlengkapan masak. Yang lain mulai packing-packing untuk meninggalkan segara anak pagi ini. kelar packing dan udah siap jalan, kebetulan tetangga sebelah tenda, anak-anak dari mataram juga ingin turun lewat senaru, barenglah kita sama mereka.


bareng sama teman-teman mataram

Jam 09.30 semua siap berangkat, meninggalkan segara anak beserta keindahannya hari ini. perlahan tapi pasti kita pun mulai melangkahkan kaki meninggalkan segara anak menuju plawangan senaru. Mmhh, lagi-lagi kita disuguhi dengan trek yang memaksa kita untuk nge“gas” terus,bukit yang seakan gak ada habisnya, melipir bukit semakin manghabiskan tenaga kita.

Jam 11.55 afri dan gw sampai duluan di plawangan senaru bareng beberapa teman dari mataram. Setelah istirahat dan mengambil beberapa foto, gw dan afri pun sepakat untuk melanjutkan perjalanan. Trek sudah menjaditurun sekarang, tapi tetap harus hati-hati karena kita harus melipir menuruni bebatuan bukit menuju ke pos 3. Istirahat sebentar di pos cemara lima, sambilnungguin afri yang ternyata jauh ketinggalan di belakang. Setelah afri sampe,perjalanan pun dilanjutkan.

view from plawangan senaru

Jam 13.25 gw dan afri pun sampe di pos 3. Trek dari plawangan senaru menuju pos 3 yang licin dan berdebu membuat afri terjatuh beberapa kali :p. disini niatnya kita mau ngambil air di mata air yang ada,tapi teman-teman dari mataram yang sudah lebih dulu mengecek ke sumber air bilang, kalo air nya sudah kotor dan abis. Terpaksa gw dan afri harus bertahan dengan sisa air yang ada. Tapi untungnya, teman dari mataram pun memberikan kita1 ½ botol air untuk persediaan minum gw dan afri, alhamdulillah thanks bro :beer. Setelah cukup istirahat, gw dan afri pun melanjutkan perjalanan. Mulai dari pos 3 ini trek udah cukup nyaman, memasuki hutan dan gak panas seperti trek sembalun.

Jam 14.50 tiba di pos 2, disini lagi-lagi gw dan afri coba ke sumber air untuk ngambil air, tapi lagi-lagi habis, gak ada airnya :nohope. Memanfaatkan sisa air yang ada dengan seefisien mungkin dan istirahat sebentar kita pun melanjutkan perjalanan ke pos 1. Gak lama kita istirahat, ternyata om jimmy dateng, gw dan afri pun kaget, karena setau gw tadi jarak antara gw, afri dengan jimmy, satrio dan reza cukup jauh. Salut dah emang buat om jimmy :thumbup. Tanpa berlama-lama gw dan afri pun lanjut menuju ke pos 1, karena gak mau dapet malam di jalur senaru ini, apalagi abis denger ceritanya si ojan :takut.

jam 15.25 gw dan afri sampai di pos extra sebelum pos 1. kurang dari 10 menit istirahat, gw dan afri kembali melanjutkan perjalanan.

jam 16.00 sampai di pos 1. Di pos ini gw dan afri gak ngebuang waktu lama buat istirahat, karena kita pengen buru-buru nyampe di pos jebag gawah. Yang ada di pikiran waktu itu cuma air es,,,ssllurrrrrppp, makanya kita ngegas terus biar cepet nyampe :p.

Jam 16.25 akhirnya gw dan afri sampe juga di jebag gawah. Satu pos sebelum RTC senaru. 

bareng anak2 mataram

Pas keluar hutan ada satu warung yang jual aneka minuman, cemilan, mie dll. Seperti orang yang ingin balas dendam setelah diperjalanan tadi kita bener-bener ngirit air, disini pun gw langsung menghabiskan sebotol p*cari, sekaleng c*oca cola, pop mi* dan beberapa cemilan lainnya. Begitupun dengan yang lain, sesampainya disini pasti tangan dipaksa buat ngerogoh kocek yang udah beberapa hari gak ngeluarin uang dari dompet :ngakak. Jimmy, satrio dan reza pun akhirnya sampe disini. Disini kita ditanyain mau kemana abis dari sini sama anak mataram, afri bilang “mau ke gilitrawangan, jadi mungkin malem ini mau ke bangsal”. “oh ya udah, bareng aja,truk kita masih muat kok” kata salah satu dari mereka. Jadilah kita naek truk bareng mereka. Alhamdulillah, akhirnya ada kendaraan juga menuju bangsal. Soalnya malem ini kita harus sampe di bangsal, biar besok pagi udah bisa berangkat menuju ke gili trawangan. Setelah puas istirahat dan isi perut, kitapun lanjut turun ke RTC senaru.

Jam 18.25 kita sampe di RTC senaru, karena truk udah nungguin daritadi, jadi kita dipaksa untuk buru-buru, gak bisa liat-liat souvenir dan bahkan kita pun gak laporan, langsung naek ke truk buat menuju ke bangsal. Oh, gak puas memang, bahkan gw pun belum sempet mengucap “selamat tinggal rinjani :mewek. Semoga masih diberi kesempatan untuk menjengukmu suatu saat nanti.”


berikut video dokumenternya :





Suatu bukti, dimana jika kita bisa terus berusaha mempunyai dan mewujudkan mimpi itu, Insya Allah selalu ada jalan untuk membuatnya menjadi nyata……… ;).
*perjalanan berlanjut ke hidden paradise, gili trawangan.